Faktor Penyebab Munculnya Keragaman Hayati di Indonesia


Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Tingginya keberagaman flora dan fauna tidak lepas dari beberapa faktor yang menyebabkan Indonesia dikenal sebagai rumah bagi seperempat spesies makhluk hidup dunia. 

Adapun di bawah ini faktor-faktor penyebab Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Faktor genetik

Gen diidentikan sebagai pembawa sifat dari suatu keturunan tertentu. Meskipun begitu, tidak menjamin setiap adanya penurunan sifat baik hewan maupun tumbuhan akan sama persis dengan induknya. Artinya, gen yang membawa sifat dasar dari induk ke keturunannya tidak dapat memastikan kesamaan karakteristik secara menyeluruh. Adapun penyebab munculnya keanekaragaman hayati disebabkan adanya faktor lain seperti lingkungan yang mempengaruhi suatu materi genetik tertentu.

Faktor iklim dan cuaca

Faktor kedua di yang mempengaruhi adanya keanekaragaman hayati di Indonesia adalah iklim dan cuaca. Iklim diartikan sebagai kondisi atmosfer dalam jangka waktu yang lama, sedangkan cuaca sebaliknya. Baik iklim maupun cuaca keduanya memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap keanekaragaman hayati di suatu wilayah tertentu.


Unsur iklim meliputi temperatur, udara, kelembapan, arah angin, dan curah hujan. Akibatnya unsur-unsur tersebut mempengaruhi keberlangsungan hidup bagi hewan dan tumbuhan selama kurun waktu tertentu. Adapun cuaca juga berdampak besar terhadap siklus hidup terutama tumbuhan. Karena tumbuhan mendominasi makanan pokok hewan, maka faktor yang mempengaruhi keberlangsungan hidup tumbuhan secara tidak langsung juga akan berpengaruh terhadap hewan.

Indonesia sendiri memiliki iklim yang sangat mendukung bagi kehidupan berbagai macam hewan dan tumbuhan. Dengan curah hujan dan intensitas penyinaran matahari yang tinggi membuat Indonesia memiliki temperatur serta kelembaban yang ideal untuk sebagian besar spesies hewan maupun tumbuhan.

Faktor geografis

Setelah iklim dan cuaca, letak geografis juga menentukan karakteristik dari keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia. Adapun letak geografis yang dimaksud adalah tinggi rendahnya suatu daerah diukur dari permukaan laut.  Letak geografis mempengaruhi kondisi temperatur dan tekanan udara di suatu wilayah tertentu.

Sebagai gambarannya, daerah pegunungan memiliki tekanan udara yang jauh berbeda dengan area pantai atau dataran rendah. Perbedaan tekanan ini mengakibatkan temperatur di masing-masing wilayah tidak sama. Sehingga muncul keanekaragaman hayati sebagai dampak dari adanya perbedaan letak geografis. 

Perbedaan kondisi temperatur dan tekanan udara menentukan jenis hewan yang dapat hidup di wilayah tersebut. Sayur-sayuran seperti kubis akan lebih mudah tumbuh di daerah yang memiliki tingkat kelembaban tinggi berupa area pegunungan. Begitu juga pohon kelapa yang akan tumbuh lebih optimal di daerah pantai atau dataran rendah lainnya.

Faktor fisiografik

Faktor keempat ini menggambarkan tentang bentang alam yang dimiliki oleh suatu negara atau daerah tertentu. Tidak hanya memiliki wilayah geografis yang memadai seperti yang telah digambarkan pada faktor diatas, Indonesia juga dikenal memiliki komposisi fisiografik yang sangat beragam. Hal ini mendorong keanekaragaman hayati di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa wilayah atau negara lainnya.

Faktor fisik menggambarkan Indonesia memiliki daerah yang mendukung untuk masing-masing spesies hewan dan tumbuhan tertentu. Adapun daerah-daerah ini meliputi pegunungan, laut, danau, savana, hutan tropis, dan sebagainya.

Faktor tanah

Faktor penyebab munculnya keanekaragaman hayati di Indonesia yang kelima adalah tekstur tanah. Hal ini disebabkan karena tanah memiliki beberapa jenis yang dapat mempengaruhi keberlangsungan hidup hewan dan tumbuhan. Indonesia sendiri beberapa wilayah didominasi oleh tanah humus dan vulkanis khususnya di wilayah yang dekat dengan gunung berapi. Oleh karenanya banyak ditemui beberapa spesies hewan dan tumbuhan yang dapat hidup dalam jangka waktu lama.

Demikian 5 faktor penyebab tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia. Kelima faktor di atas menghadirkan sebaran flora dan fauna yang heterogen. Alhasil di dalamnya memuat ribuan spesies dimana beberapa di antaranya merupakan hewan dan tumbuhan endemik yang tersebar di beberapa wilayah sebaran keanekaragaman hayati di Indonesia.


Faktor Penyebab Munculnya Keragaman Hayati di Indonesia - Gopher

Belum ada Komentar untuk "Faktor Penyebab Munculnya Keragaman Hayati di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel